Pola kerja sebagian besar UMKM yang jualan online hari ini kira-kira begini: chat masuk dari WhatsApp, Instagram, dan Telegram; order dicatat di spreadsheet; follow-up nyangkut karena lupa; dan landing page numpang platform orang lain.
Semuanya berfungsi — sampai volumenya naik. CSHub dibangun untuk menyatukan alur itu menjadi satu: balas chat, kelola leads, dan jualan otomatis dari satu dashboard, tanpa berpindah antar lima aplikasi yang tidak saling bicara.
Inbox omnichannel: satu tempat untuk semua percakapan
CSHub menyatukan WhatsApp Cloud API, WhatsApp Unofficial, Instagram, Facebook Messenger, Telegram, dan widget LiveChat di website Anda ke dalam satu inbox. Seluruh percakapan, kontak, dan riwayat chat terpusat, dan bisa dibagi ke beberapa agen dengan hak akses masing-masing.
Yang berubah bukan sekadar kenyamanan. Ketika semua channel berada di satu tempat, riwayat pelanggan menjadi utuh — Anda tahu orang yang bertanya di Instagram hari ini adalah orang yang bulan lalu membeli lewat WhatsApp.
AI Agent yang benar-benar berjualan, bukan sekadar membalas
Ini bagian yang paling membedakan CSHub dari chatbot biasa. AI Agent-nya dilatih dengan katalog produk dan knowledge base Anda, lalu menjawab dari data itu — bukan dari skrip yang Anda tulis satu per satu.
Kenapa ini penting: Sekitar separuh pesan masuk di bisnis retail adalah pertanyaan yang jawabannya selalu sama. Ketika AI menyelesaikan bagian itu, tim Anda tidak berkurang — kapasitasnya yang berlipat.
CRM, pipeline leads, dan tiket
Leads dikelola di papan Kanban drag-and-drop dengan forecasting, sementara komplain ditangani lewat sistem tiket berprioritas. Ada pula eskalasi SLA yang otomatis mengingatkan ketika sebuah chat belum dibalas dalam batas waktu yang Anda tentukan.
Fitur Lead Intelligence memberi skor pada setiap prospek dan memindahkan stage secara otomatis berdasarkan perilaku percakapan. Efek praktisnya sederhana: tim sales tahu siapa yang harus dihubungi hari ini tanpa perlu membaca ulang seluruh inbox.
Toko online, pesanan, dan pemulihan keranjang
CSHub tidak berhenti di percakapan. Anda bisa membangun storefront sendiri lengkap dengan checkout dan payment gateway, mengelola produk beserta varian dan harga berjenjang, serta menjaga stok tetap real-time supaya tidak menjual barang yang sudah habis.
Pesanan dari toko dan marketplace dikumpulkan di satu tempat, dan keranjang yang ditinggalkan otomatis ditindaklanjuti — menyusul pelanggan yang berhenti tepat sebelum menyelesaikan pembayaran.
Marketing, laporan, dan aplikasi mobile
Untuk sisi akuisisi tersedia broadcast massal lintas channel, page builder untuk landing page, bio link, dan form tanpa coding, pemendek tautan dengan pelacakan konversi, serta integrasi Google Sheet. Laporan real-time memantau omzet, funnel konversi, dan performa tiap agen.
Aplikasi CSHub Mobile tersedia untuk iOS 14 ke atas dan Android 8 ke atas, membawa inbox semua channel, kartu statistik omzet dan leads, grafik tren tujuh hari, serta notifikasi untuk closing AI, chat baru, pemulihan keranjang, dan pesanan lunas.
Paket dan harga
| Paket | Harga | Cocok untuk |
|---|---|---|
| Trial | Gratis 7 hari, tanpa kartu kredit | Mencoba alur kerjanya dengan data sendiri |
| Starter | Rp 300.000 per bulan | Usaha kecil yang mulai kewalahan membalas chat |
| Migration | Rp 700.000 per bulan | Bisnis yang pindah dari sistem lama dengan data besar |
| Bisnis | Rp 2.500.000 per bulan | Bisnis yang butuh fitur e-commerce penuh |
Pembayaran tahunan hemat dua puluh persen, berhenti bisa kapan saja, dan data Anda tetap disimpan selama sembilan puluh hari setelah berhenti berlangganan. Lebih dari lima puluh UMKM aktif di program early access dengan lebih dari seratus ribu pesan terkirim selama masa beta, dan proses setup rata-rata di bawah sepuluh menit dengan bantuan tim onboarding.
Pertanyaan yang Sering Diajukan
Tanpa kartu kredit, dan tim onboarding akan membantu menyambungkan channel serta merapikan katalog Anda. Rata-rata setup selesai di bawah sepuluh menit.
Mulai Coba Gratis